Catatan luar biasa yang dimiliki Real Madrid merupakan modal lebih yang dapat dipergunakan untuk menjamu Real Zaragoza di kandang sendiri akhir minggu ini. Tetapi El Real wajib waspada disebabkan sang lawan unggul di Santiago Bernabeu season lalu.
Real Madrid sekarang dalam keadaan terluka menjalani laga pekan ke-20 La Liga musim ini pasca disingkirkan Barca pada perempatfinal Copa Del Rey kemarin. Realitanya ajang itu mereka juarai musim lalu.
Bisa jadi Zaragoza yang akan bertandang ke ibukota, Minggu (29/1/2012) dinihari WIB esok dapat makanan empuk untuk anak asuh Jose Mourinho tersebut untuk melepas rasa frustasi dan yang pasti menjaga jarak dari kejaran Barca pada posisi kedua.
Apalagi catatan Madrid begitu mengagumkan di laga kandang musim ini bersama 8 kali menang hanya satu kalah dari 9 laganya.
Harus di sadari jika Zaragoza menyandang potensi mengejutkan meski sekarang ini tercecer di peringkat terbawah ,karena pada 29 April 2011, Los Blanquillos berpesta 3-2. Zaragoza merupakan klub selain Barcelona yang dapat memperoleh 3 poin di markas Madrid.
Seluruh punggawa Los Merengues masih terpengaruh kekecewaan tersulut ketidak mampuan mempertahankan mahkota kampiun Copa del Rey. Tapi, penjaga gawang sekaligus kapten tim, Iker Casillas mengharap teman-temannya mampu segera bangkit.
Madrid harus rela melepas mahkota kampiun Copa del Rey karena disingkirkan pesaing abadinya Barcelona beserta skor 3-4. Yang, seiring seluruh pemain Real Madrid emosi, mereka berpikir dicurangi wasit ketika bermain sama kuat 2-2 Barca pada paruh kedua di Camp Nou. Pasalnya, mereka menilai berhak mendapat kemenangan sebab bermain jauh lebih baik dari El Barca.
Terlepas dari kekecewaan seantero punggawa dengan kepemimpinan wasit, Casillas mengharap para rekannya bisa segera melupakan kejadian tersebut serta meningkatkan fokus pada dua ajang musim ini masih diikuti Madrid, yakni La Liga juga Liga Champions.
Dalam arena Liga Champions, Madrid masih mempunyai kesempatan mengangkat tropi serta akan berlaga dengan CSKA Moskow pada putaran 16 besar. Saat ini di La Liga, Los Blancos diketahui mampu mengangkangi klasemen sementara dengan keunggulan lima poin dari kompetitor abadinya, Barcelona.
“Kami memang pasti kecewa (tersingkir di Copa), tapi kami juga berwajiban bisa segera bangkit,” kata Casillas sebagaimana dikutip Supersport, Jumat (27/1/2012).
“Kami seharusnya mengabaikan Copa dan tak perlu khawatir terhadap semua yang terpampang di Barcelona. Sekarang, saatnya kami membelokkan konsentrasi ke laga menghadapi Zaragoza,” tambahnya.
“Target kami kini berganti, kini kami sepatutnya bersiap agar menggapai gelar di Liga dan di 3 minggu ke depan, kami akan tampil pada Liga Champions. Kami punya kekuatan dan terus berkembang tambah kuat dalam tiap seasonnya,” imbuh kapten Timnas Spanyol ini.
Selain meraih tiga poin, kemenangan atas Zaragoza juga disadari Casillas bakal menggiring Barca kian tertekan dalam perburuan juara La Liga musim ini. Sebab, pasukan Barca yang saat ini kehilangan beberapa pemain kunci yang dalam perawatan, akan bersua dengan Villarreal, beberapa jam setelah pertemuan Real Madrid – Real Zaragoza.
Menunggu Laga Madrid Menjamu Zaragoza
Liverpool Kontra City Pada Leg Kedua Carling Cup
Mengantongi kemenangan 1-0 di permainan leg pertama, terlebih hasil tersebut diraih di tempat lawan, tentu merupakan kondisi yang menguntungkan buat Liverpool diwaktu menerima Manchester City didalam bagian kedua semifinal Carling Cup hari Kamis (26/1/2012) dini hari WIB.
Tetapi, kekurangannya, Si Merah akan bertanding dalam kondisi terluka sebab dihancurkan oleh Bolton Wanderes bersama agregat 3-1 pada laga lanjutan kompetisi Premier League akhir pekan lalu. Sebelumnya, Liverpool juga tidak berdaya mendapatkan nilai 3 sebab ditahan sama kuat oleh Stoke City tanpa gol.
Buyarnya fokus diperkirakan merupakan pendorong yang menggiring The Anfield Gangs tidak bisa meraih angka mutlak dalam dua laga berturut-turut. Membuat coach Kenny Dalglish diharapkan mampu mendorong para anak buahnya supaya berkonsentrasi penuh saat bertemu dengan City.
Apalagi kini Manchester City tengah dalam mental yang bagus sehabis membenamkan Tottenham Hotspur 3-2 dalam laga mempesona. Jadi para pemain Liverpool harus awas dengan apa yang dimiliki pasukan Eastlands ketika mendarat ke Anfield.
Arsitek City, Roberto Mancini juga tergambar tak rela melepas begitu saja ajang yang sering dinamakan sebagai kompetisi kasta kedua di Inggris ini. Laga semifinal kontra The Reds sendiri sesungguhnya dinyatakan semua pihak merupakan partai final sebab pertandingan semifinal yang lain hanya mempertandingkan sepasang klub divisi dua atau Championship yakni Crystal Palace kontra Cardiff City.
Di antara Liverpool dan City, siapapun yang sukses masuk partai puncak kelihatannya divonis tanpa kesulitan menyingkirkan Cardiff maupun Crystal Palace di babak puncak lantas merebut gelar Carling Cup.
Pada pertempuran leg kedua ini The Citizens juga pasti akan membawa kekuatan terkuat layaknya pada pertandingan leg pertama. Tapi, stadion Anfield dapat jadi ancaman utama terhadap City bila mereka tak mampu mengindahkan teriakan fans tuan rumah.
Fans The Anfield Gangs terkenal fanatik serta bisa menambah motivasi Steven Gerarrd bersama rekan-rekannya.
Terungkap sudah satu diantara kunci keberhasilan Sergio ‘Kun’ Aguero berlaga dengan hebat di Manchester City, musim ini. Aguero mengatakan apabila Maradona yaitu sosok pada permainan hebatnya di lapangan.
Semenjak menurunkan kakinya di Etihad Stadium di awal kompetisi ini, Aguero mengaku tetap memperoleh tuntunan dukungan dari legenda hidup Tanggo yang juga mertuanya tersebut.
Kendala jarak jika Aguero tinggal di Inggris sementara Maradona membesut team Dubai, Al Wasl, bukan merupakan halangan untuk mereka mampu selalu bersentuhan. Aguero mengungkapkan, Maradona tidak bisa lupa melayangkan pesan singkat (SMS) yang terdapat suntikan moral setiap kali akan turun bertanding.
Buktinya, Maradona dijelaskan sempat memberi pesan singkat untuk Aguero yang dalan keadaan bersiap bertemu melawan Liverpool di leg semifinal Carling Cup, Rabu (25/1/2012) malam waktu setempat. Dalam isi SMS yang diberikan Maradona di tengah malam (waktu Dubai) itu, ia memberikan suntikan dukungan juga yakin Aguero bisa menuntun City mengubah keadaan setelah sebelumnya kalah 0-1 di leg pertama.
Kini, penyerang yang ditransfer dari Atletico Madrid itu telah memiliki 17 gol dari 28 pertandingan serta mentasbihkannya sebagai pemain tersubur The Citizens sejauh ini.
Madrid Kembali Kejalur Kemenangan
Real Madrid sukses bangkit lagi sebab malu besar sehabis dibekap Barca sewaktu di Santiago Bernabeu di kejuaraan Copa del Rey. Athletic Bilbao menjadi korban tempat pelampiasan balas dendam Los Blancos di Bernabeu, seiring marjin gol besar 4-1.
Madrid kedatangan Bilbao di Estadio Santiago Bernabeu bersama mengantongi luka usai dipermalukan kompetitor abadinya, Barca 1 berbanding 2 untuk sang rival di putaran pertama perempatfinal Piala Raja, Kamis yang telah lewat.
Dalam perjumpaan kali ini, sang arsitek memutuskan tidak membawa Pepe yang telah mendapatkan sorotan sehabis tingkahnya dengan sengaja menginjak tangan Messi didalam pertandingan El Clasico yang direbut Barcelona 1-2. Pemain belakang dari Portugal tersebut juga tak terlihat pada deretan para pemain cadangan Los Blancos.
Sebagai gantinya, The Special One menurunkan bek muda Raphael Varane untuk bahu membahu beserta Sergio Ramos di jantung pertahanan. Pada sisi tengah, Mourinho juga mempercayakan Ricardo Kaka sebagai starter agar menopang akselerasi para striker yang diduduki Cristiano Ronaldo serta Karim Benzema.
Madrid memang dapat tampil dominan pada awal pertandingan. Namun, mereka menjadi terhenyak setelah Bilbao di luar perkiraan bisa membuat gol lebih dulu melalui tendangan Llorente pada menit ke-13. Sepakan mengecoh striker timnas Spanyol menyambut tendangan silang Javi Martinez tak mampu ditepis penjaga gawang yang juga kapten tim, Iker Casillas.
Tersadar karena keunggulan 1-0 Bilbao, Madrid langsung menaikkan agresifitas tekanan supaya mencetak gol balasan. Tersaji, di menit ke-24 Madrid mampu mengejar skor melalui Marcelo yang mengecoh penjaga gawang, Gorka Iraizoz setelah melakukan operan tik-tak dengan Benzema.
Skor seimbang membawa El Real semakin terpacu menguasai keadaan. Pada menit ke-37, Kaka mengantongi kesempatan emas membawa Madrid menjadi unggul. Tetapi, tembakan mega bintang Brasil ini cuma menerpa sisi mistar.
Menjalani babak kedua, Los Galacticos langsung menggebrak. Akibatnya, permainan baru bergerak 60 detik, El Real dapat mengubah kedudukan lewat sepakan seorang bintang Cristiano Ronaldo melalui titik putih. Itu diberi wasit setelah Kaka dihentikan bek muda Bilbao Ander Iturraspe pada kotak penalti. Los Blancos menjadi unggul 2-1.
Di waktu upaya menyeimbangkan skor, Bilbao harus kembali kebobolan di menit ke-66. Benzema mampu menyerobot bola yang lepas dari penguasaan Mesut Ozil yang terjatuh pada wilayah penalti kemudian menggelontorkan tendangan yang meluncur tajam ke gawang Iraizoz.
Tapi, Gol tersebut diabaikan wasit. Sang pengadil memilih untuk Madrid sebab menilai Ozil lebih dulu terganjal De Marcos yang diberi kartu merah karna mendapat kartu kuning kedua.
cR7 pun kembali bertindak sebagai penendang serta menjalankan kewajibannya dengan sempurna, mendorong Los Galacticos memimpin 3-1. Ini adalah lesakan kedua Ronaldo didalam laga ini juga gol ke-23nya dalam musim ini, berlari melewati banyaknya gol Messi (22) dalam balapan memburu gelar El Pichichi (top skor) musim ini.
Madrid yang tetap tidak bahagia dengan lesakkan tiga gol, mampu mengerek pundi-pundi golnya lewat sepakan bomber pengganti, Jose Callejon pada menit ke-86. Bermula dari serangan balik cepat, Ozil mengalirkan umpan cantik Higuain, dan sejurus kemudian bomber Argentina memberi sepakan terobosan menuju Callejon yang langsung menggelontorkan tembakan menggelegar yang tak berhasil diblok Iraizoz. Los Galacticos pun mampu menjaga dan membawa kemenangan 4-1.

.